Kamis, 05 April 2012

Individu Pada Tumbuhan

Individu adalah unit terkecil dalam hirarki ekologi. sekelompok individu tumbuhan satu jenis di tempat dan waktu yang sama akan menyusun populasi tumbuhan. Berbagai populasi tumbuhan akan menyusun komunitas tumbuhan yang kita sebut sebagai vegetasi. Dalam melakukan analisis vegetasi, salah satu parameter yang digunakan adalah kerapatan tumbuhan. Kerapatan tumbuhan adalah, jumlah individu per luas area. Menentukan besarnya kerapatan tumbuhan adalah menghitung jumlah individu tumbuhan dari masing masing jenis di suatu area tertentu.
Berbeda dengan hewan atau manusia, menentukan individu tumbuhan cukup rumit, dan sering menjadi permasalahan di lapangan. Hal ini diakibatkan oleh karakter pertumbuhan tumbuhan itu sendiri. Tumbuhan adalah organisme moduler dengan pertumbuhan tidak terbatas (indeterminant growth). Sementara hewan dan manusia adalah organisme uniter dengan pertumbuhan terbatas (determinant growth). Selain itu adanya struktur tanaman berumpun, mempunyai rimpang, berstolon dan sebagainya, menyebabkan penentuan individu pada tumbuhan cukup rumit.

Untuk memahami permasalahan inndividu tumbuhan, anda dapat mengakses situs di bawah ini, yang menyajikan jurnal tentang Plant Individuality.

: The Problem of Biological Individuality (Biological Theory 5 (4):312-325 (2011))

: Plant individuality: a solution to the demographer's dilemma (Biology and Philosophy 27 (3):321-361 (2012)


Mudah-mudahan bermanfaaat.

Senin, 28 Februari 2011

SITUS TAKSONOMI TUMBUHAN

Berikut ini link dari beberapa situs yang berkenaan dengan taksonomi tumbuhan. Mudah-mudahan bermanfaat untuk mengenal keanekaragaman tumbuhan, karena di dalam situs-situs ini terdapat database dan galeri foto tumbuhan. Silakan mempelajarinya.

Jumat, 18 Februari 2011

EKOLOGI TUMBUHAN

Matakuliah ini mempelajari tentang hubungan timbal balik antara tumbuhan dengan lingkungan abiotik dan biotiknya. Perkuliahan dimulai dengan memperkenalkan berbagai konsep dasar ekologi dan kajian teoritis dari berbagai faktor lingkungan baik yang abiotik (atmosfir, iklim, air dan penggenangan, suhu, cahaya, tanah, dan faktor biotik).

Senin, 07 Februari 2011

TAKSONOMI TUMBUHAN BERPEMBULUH

Mata kuliah ini mempelajari tentang keanekaragaman tumbuhan berpembuluh di daerah tropis dan klasifikasinya, yang mencakup deskripsi dan contoh-contoh terpilih dari suku-suku dari divisi Pterydophyta, Pinophyta dan Magnoliophyta. Pembelajaran dilakukan melalui penjelasan, diskusi, presentasi, pengamatan, interpretasi, dan tugas-tugas (membaca, menyimpulkan, mengumpulkan, dan mengawetkan tumbuhan, menggambar, dan menulis laporan ilmiah populer/perikehidupan) dalam pengembangan klasifikasi dan nomenklatur secara logis dari sistem klasifikasi.

Unduh silabus mata kuliah:
SILABUS KULIAH T2B
SILABUS PRAKTIKUM T2B

Kamis, 27 Januari 2011

PRAKTIK KULIAH LAPANGAN 2011


Untuk menambah wawasan pengetahuan mahasiswa, Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unsri mengadakan kegiatan Praktik Kuliah Lapangan (PKL). Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan akademik sebagaimana tecantum dalam Kurikulum Pendidikan Biologi FKIP Unsri. Untuk Tahun akademik 2010/2011, kegiatan PKL ini telah dilaksanakan pada tanggal 17 s.d. 26 Januari 2010, di Provinsi Bali, Yogyakarta dan Bandung. Perjalanan darat dari Palembang menuju Bali memakan waktu yang cukup panjang dan melelahkan.

Senin, 20 Desember 2010

BERFIKIR KRITIS (CRITICAL THINKING)

Ada dua keterampilan dasar berfikir: berfikir kritis dan kreatif. Berpikir kritis adalah kemampuan untuk berpikir jernih dan rasional. Kreativitas adalah kemampuan mewujudkan kemungkinan-kemungkinan baru dan berguna.  Keduanya sangat penting untuk memecahkan masalah dan menemukan pengetahuan baru. 
Mengembangkan berfikir kritis berarti mengembangkan kemampuan untuk berfikir reflektif dan independen. Seseorang dengan kemampuan berpikir kritis dapat melakukan hal berikut:

Biologi Sel

Biologi Sel (3 sks) merupakan mata kuliah yang mempelajari struktur molekular sel, membran sel dan transportasi sel, berbagai organel sel (retikulum endoplasma, kompleks golgi, lisosom, peroksisom, inti) dan fungsinya serta berbagai mekanisme fisiologis yang terjadi di dalam sel, seperti DNA, RNA dan proses sintesis protein, konversi energi selular pada mitokondria dan kloroplas, sinyal sel, perlekatan dan hubungan antar sel, struktur sitoskeleton dan dinding sel. Dibahas juga tentang teknik mempelajari sel secara molekular.

Berikut adalah pokok bahasan Biologi Sel.